Jumat, 10 Oktober 2014

Lambang Negara 5 Anggota ASEAN (2)


3. Myanmar



Dua tahun kemudian, Laos dan Myanmar menyusul masuk menjadi anggota ASEAN, yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Lambang negara Myanmar menampilkan dua ekor chinthe (singa mitos) yang saling membelakangi, pada bagian tengahnya menampilkan peta Myanmar yang diapit rangkaian ranting zaitun. Lambang ini dikelilingi pola kembang tradisional Birma dan dipuncaknya dimahkotai sebuah bintang. Lambang negara ini baru ditetapkan pada Bab XIII Konstitusi 2008, dan diterapkan melalui referendum konstitusional Myanmar tahun 2008. Lambang negara ini hanya menggunakan dua warna yaitu merah dan kuning keemasan.

4. Laos



Laos masuk menjadi anggota ASEAN bersamaan dengan Myanmar, yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Lambang Negaranya berupa dua hewan mitologi yaitu gajashima di bagian kiri, singa dengan gading gajah dan seekor singha di sisi kanan. Digambarkan pula ada 2 payung bertatah yang ditopang oleh singa di dua sisi. Kalimat Bahasa Khmer yang terkandung di kalimat itu ialah : preah'jao (pemimpin), krung (area/daerah kerajaan), Kampuecha(Kamboja). Jadi, tulisan itu dibaca Pemimpin Kerajaan Kamboja.

5. Kamboja



Kamboja merupakan anggota terakhir ASEAN. Negara ini bergabung dengan ASEAN pada tanggal 16 Desember 1998. Lambang Negara Laos terdiri dari Pagoda Pha That Luang, bendungan, jalan beraspal, roda gigi, padi, hutan, dan persawahan. Di bagian bawah ada tiga pita yakni di kiri yang bertuliskan "Perdamaian, Kemerdekaan, Demokrasi" (Lao: ສັນຕິພາບ ເອກະລາດ ປະຊາທິປະໄຕ). Di kanan bertuliskan "Persatuan dan Kemakmuran"(Laos: ເອກະພາບ ວັດຖະນາຖາວອນ.) dan di bagian tengah bertuliskan "Republik Demokratik Rakyat Laos".